Skip to main content

Takbiran..... Takbiraan.....

[ Tanggal : 12 Oktober 2007 - Sekre - Pemda ]
 

Hari jumat ini aku mendapatkan telepon plus sms dari Teko Genteng. Intinya ada undangan makan ke rumahnya pas setelah isya. Well, aku pikir sih hari ini adalah hari Jumat Kopdar seperti biasa.Tapi.... ternyata.. hal yang biasa menjadi hal yang tidak biasa malah terkesan istimewa. Kopdar kali ini bertepatan dengan malam Takbiran ( well, kalo untuk rekan yang beraliran Muhammadiyah sudah berlebaran ).
 
Hujan ternyata turun membasahi kota bogor. Wah, ngalamat ngga jadi nih..pikirku. ternyata hujan turun hanya sebentar, hanya saja intensitasnya cukup deras. Aku coba kontak Teko, malahan menurut dia di rumahnya tidak turun hujan sama sekali... widiiiiiiwwwww.......
 
Akhirnya setelah hujan reda, akupun melesat ke arah Bojong Gede. Kali ini tungganganku mengikuti arus Takbiran yang rupanya sudah mulai ramai untuk di kawasan jalan Pajajaran yang merupakan salah satu jalan protokol di Bogor.
 
Sesampainya dirumah tako, ternyata disana sudah ada Djibril, Aciem, Novell...wah dah rame rupanya. Langsung dah sang tuan rumah mempersilakan maem ketupat takbiran... wellll maknyuusss.. Kenyang... eh, tiba² ada telop yang masuk.. woh...ada Vedoc ( bro xxx ...heheh aku lupa namanya ). Klop lah, akhirnya semua ramai di rumah Teko.
 
Setelah makan, kami pun segera melakukan perjalanan ke arah pemda bogor. Suasana takbiran sangat ramai. Mulai dari komunitas Oi ( Orang Indonesia ), Slankers, sampai ABG² yang menggunakan kendaraan mulai dari roda 2 sampai dengan truk² bak terbuka. Dari mulai yang berbaju komplit sampai dengan yang tidak berbaju alias telanjang dada ( sayang gak ada cewek yang mo bertelanjang dada... Gila kali yaaa.. gila lu ndrooo ).
 
Kami pun "stay" di kawasan pemda sampai dengan pukul 00.00, setelah itu kami pun split jalur untuk pulang ke rumah masing-masing
 
ps : Ada musibah kecil, yakni salah 1 komponen tripod saya terjatuh di jalan, sudah di coba untuk di cari tapi tidak ketemu.Well, ngalamad harus hunting di pasar baru nih... :D
 
Oleh² gambar bisa dilihat di website biasa, http://www.flickr.com/photos/sikeciel
 
Salam Chayoooooooo.......
 
uLieL YVML #071
 
 

 

Comments

Popular posts from this blog

Selasa di Bogor: Antara Rindu, Doa, dan Perpisahan

Hari Selasa ini terasa sedikit "berat". Langit Jakarta mendung menggantung, tapi udaranya gerah bukan main. Di tengah suasana yang bikin gerah hati dan fisik ini, tiba-tiba Oma mengajak pergi: "Ayo ke Bogor, kita tengok rumah lama." Tanpa pikir panjang, kami langsung meluncur. Persinggahan di Tajur Tujuan pertama adalah Tajur, Bogor . Rasanya kurang afdol kalau ke Bogor tapi tidak bawa buah tangan. Jadi, kami sempatkan mampir membeli oleh-oleh untuk kerabat di sana. Lucu ya, padahal Bogor itu gudangnya makanan, tapi tradisi membawa buah tangan tetap jadi perekat silaturahmi yang paling manis. Sebelum ke rumah utama, kami mampir dulu ke salah satu rumah kerabat. Di sinilah suasana mulai berubah haru. Kami mendapat kabar bahwa Oma penghuni rumah utama sedang sakit keras dan sudah tidak bisa berjalan lagi. Kabar dari Rumah Utama Begitu sampai di rumah utama, hati rasanya mencelos melihat kondisi Oma. Ternyata, kombinasi kolesterol dan gula darah tinggi membuatnya haru...

One Day Trip Perjalanan Dinas ke Bandung: Kereta, Coding, dan Travel 80km/jam!

Senin kemarin, tim kantor saya dapet tugas buat meluncur ke Kota Kembang. Bukan buat liburan cantik, tapi ada agenda penting ketemu klien. Perjalanan kali ini bener-bener definisi "efisiensi waktu". Berangkat: Laptop Tetap On! Kami pilih naik Kereta Api buat keberangkatan. Emang paling bener, sih. Selain bebas macet, suasana gerbong yang tenang malah bikin fokus makin tajam. Alhasil, sepanjang jalan saya bukannya liatin pemandangan, tapi malah asyik oprek laptop buat beresin kerjaan. Productivity on track! Bandung yang "Hangat" Sampai di Bandung, kami langsung disambut cuaca yang cukup kontras sama ekspektasi. Hari itu Bandung lagi cerah banget, terik, dan panasnya lumayan nendang. Ditambah lagi drama kemacetan kota yang khas, bikin perjalanan menuju lokasi klien jadi tantangan tersendiri. Tapi semua terbayar setelah diskusi bareng klien selesai dengan lancar. Pulang: Melaju Cepat dengan Shuttle Beres urusan, kami langsung arah balik ke Jakarta. Kali ini, kami pil...

Libur Lebaran 2026: Jakarta Ramai, Bagaimana Wisata Luar Kota?

Halo teman-teman! Nggak terasa ya, euforia Lebaran sudah mulai bergeser ke fase arus balik. Kalau kita lihat pemandangan di Jakarta selama beberapa hari terakhir, suasananya seru banget. Tempat hiburan "merakyat" seperti TMII, Ragunan, dan Kota Tua benar-benar jadi primadona. Ribuan wisatawan datang membawa sanak saudara, lengkap dengan bekal makanan melimpah yang digelar di atas tikar. Tradisi "makan bareng" keluarga besar ini sukses bikin suasana makin hangat! Kondisi ini tentu jadi berkah luar biasa buat para pedagang di sekitar lokasi wisata. Mereka benar-benar panen rejeki sepanjang libur Lebaran 2026 ini karena daya beli masyarakat di ibu kota tetap stabil untuk hiburan yang terjangkau. Kontras dengan Wisata Luar Kota Namun, cerita berbeda datang dari luar kota. Beberapa info menyebutkan adanya penurunan omzet di destinasi wisata daerah. Kabarnya, selain karena daya beli masyarakat yang sedang turun, penerapan tarif retribusi wisata yang cukup tinggi per ke...