Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2007

[ Based on true story ] Ngantuk itu ternyata berakibat.....

Sharing Sepenggal kisah nyata ini saya dedikasikan untuk bro and sis betapa kita harus mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan YME. Kisahnya begini: 9 Desember 2007 kemarin, setelah acara 1000 hari nenek saya berakhir. Saya + Keluarga ( Bonyok - Bokap Nyokab, Teteh + 2 Passanger tambahan ) berencana kembali ke Kulon ( Jawa Barat ). Saya mengambil jalur selatan, karena saya paling males ke Pantura, selain harus muter, masih harus uber dan minggir karena Pak Dedy Jaya dan Bu Dewi Sri saling rebutan jalur dan juga karena mengikuti berita banyaknya banjir or whateverlah di sana. Singkat cerita ( padahal gak singkat juga seh ). Saya cabut dari Rumah di Sleman,NY ( NewYorkartohadiningrat) pada pukul 3.45pm ( padahal rencana semula adalah 1pm. Saya mengambil istirahat di kawasan Jatilawang sekalian ngisi Bengsin, Downgrade isi perut serta cuci mata. Btw, saya ketemu dengan rombongan 1 bis penuh cowok rasta faria...selidik demi selidik ternyata group`nya si "Welcome to my Paradise...

Busway ( masih ) belum berpihak kepada penyandang cacat

Judul tulisan ini aku buat sedemikian rupa,bukan karena aku sok sosial, sok pembela dan pemerhati lingkungan. Tapi inilah kenyataaan yang aku harus lihat sehari-hari. Pada awalnya aku melihat project busway ini selain mengakomodir transportasi umum ,yang pada awalnya merupakan trasnsportasi alternatif, tapi yang kemudian (kenyataannya ) menggeser beberapa trayek umum. Juga mengakomodir untuk orang-orang cacat ( disable person ). Kalau aku melihat untuk segi kendaraannya sendiri, aku melihat sudah ada tanda (sign) dalam bentuk icon, dan tempat yang sudah disediakan bagi para penyandang cacat. Biasanya dalam bus tersebut untuk penyandang cacat disediakan tempat didekat pintu tengah, agar supaya tidak menyulitkan mereka untuk masuk dan ataupun keluar dari bus. Namun, kembali ke realita. Mereka akan susah sekali naik ke bus di karenakan penuh sesaknya penumpang yang menunggu dibeberapa titik halte. Armada yang masih jauh dibawah kebutuhan yang menyebabkan salah satu kenapa adanya penumpuka...

Sekelumit cerminan transpotasi public di Jakarta

Beberapa waktu yang lalu saya pulang dari kantor di kawasan Gunung Sahari ke arah Cawang ( UKI ), berhubung karena saya tidak membawa motor, maka saya naik kendaraan umum, yakni bus kota. Kondisi cuaca saat itu tidak kondusif, karena hujan turun dengan sangat deras. Pada awalnya saya berpikir untuk naik "Busway" ( dari dulu ini istilah yang sangat SALAH KAPRAH..!! ). Namun, setelah saya lihat kondisi real dilapangan, bahwa busway tidak kunjung datang, dan kepadatan dibeberapa halte sampai mengular. Saya pun mengurungkan niatan untuk naik mode transportasi ini. Saya hanya bisa melihat dari arah kantor, yang kebetulan berseberangan dengan halte Busway di kawasan Senen ini. Akhirnya saya mencoba alternatif lainnya, yakni naik biskota. Penungguan yang cukup lama pun sedikit terobati karena buskota yang saya tunggu pun tiba. Namun, alangkah terkejutnya saya ketika naik bis ini. Disamping sudah penuh sesak dengan penumpang ( malahan isinya paling banyak adalah anak salah satu seko...