Skip to main content

[ Based on true story ] Ngantuk itu ternyata berakibat.....

Sharing Sepenggal kisah nyata ini saya dedikasikan untuk bro and sis betapa kita harus mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Tuhan YME.

Kisahnya begini:

9 Desember 2007 kemarin, setelah acara 1000 hari nenek saya berakhir. Saya + Keluarga ( Bonyok - Bokap Nyokab, Teteh + 2 Passanger tambahan ) berencana kembali ke Kulon ( Jawa Barat ).

Saya mengambil jalur selatan, karena saya paling males ke Pantura, selain harus muter, masih harus uber dan minggir karena Pak Dedy Jaya dan Bu Dewi Sri saling rebutan jalur dan juga karena mengikuti berita banyaknya banjir or whateverlah di sana.

Singkat cerita ( padahal gak singkat juga seh ).

Saya cabut dari Rumah di Sleman,NY ( NewYorkartohadiningrat) pada pukul 3.45pm ( padahal rencana semula adalah 1pm. Saya mengambil istirahat di kawasan Jatilawang sekalian ngisi Bengsin, Downgrade isi perut serta cuci mata. Btw, saya ketemu dengan rombongan 1 bis penuh cowok rasta faria...selidik demi selidik ternyata group`nya si "Welcome to my Paradise"...ckckck..

Setelah istirahat, saya pun melanjutkan perjalanan. Memang dari dulu saya punya pantangan selama saya `nyetir` perut tidak saya isi full makanan besar, palingan hanya semacam cemilan ( bangsa biskuit, or cemilan lain )..

Sekitar SPBU Gentong dikawasan kulon ( Tasik yaks ?? ), perut saya tiba-tiba ingin diisi something yang anget. Wah, kebetulan neh... SPBU Gentong sudah deket. Istirahat kembali sambil ngisi Bengsin. Saya pun rest sambil pesen makanan anget, Mi instan kuah.

Nah, disinilah awalnya......

Setelah kenyang, badan terasa anget... maknyus pokoknya.. saya melanjutkan perjalanan. Tak berapa lama saya pun masuk kawasan tol Padaleunyi - Bandung.

Karena kekenyangan saya pun mengantuk, padahal speedometer mobil masih diatas 60km/jam. Sempat saya `blank` dan `black out` mendadak. Mobil sempat bergeser ke jalur cepat tanpa saya sadari. Ujung-ujungnya saya minta cemilan ke co-driver disebelah ( kebetulan bokap yang disebelah ). Cemilan pun dilahap.

Puji Tuhan ucapku...selamat!! efek dari cemilan saya agak `melek` dan terus...

Berhubung Passanger saya pulang di Cariu - Jonggol, saya otomatis harus belok kanan pas di Cianjur, awalnya jalurnya sangat bagus. Hanya sayangnya minim sekali dengan penerangan jalan. Padahal kalau tidak salah saya masuk kawasan tersebut pada pukul 00.00.

Kembali saya dikejar rasa kantuk, kurang lebih dikawasan penangkaran rusa tiba-tiba saya merasa `blank` kembali. Begitu membuka mata, otomatis refleks saya mengurangi kecepatan dan rem bertahap...karena jalan saya hadapi menurun dan..... banyak sekali gelombang yang lumayan tinggi dan Jebakan Batman dimana-mana dengan kedalaman yaaa.. 30cm lebih deh..

Zig zag dan ajrut-ajrut saya alami didalam mobil....*untunglah ndak ada yang `JP alias Jackpot alias muntah`... Beuh.!!! edyan.. rasa kantuk ini super duper...saya minta permen dan cemilan kembali...

Puji Tuhan saya ucapkan kembali..! selamet..selamet....

Bokap sempat menanyakan ke saya apakah masih sanggup bawa ke Bogor. Dengan enteng dan SOK, saya pun menjawab... SAYA KUAT..!!! padahal fisik dan CPD....alias Cape Deeeee....

Setelah Passenger turun di kawasan Cariu Jonggol, lanjutlah perjalananku menuju Bogor via tol Gn.Putri ( Tol Pojok ).

Kejadian ngeri kembali hampir aku alami, ketika Speed 60-70Km/jam...Rasa penat, capek, dan ngantuk kembali menyerang...dan....Blank sepersekian lama....

Tiba-tiba aku tersadar dan didepanku ada truk Engkel yang berjalan dengan muatan cukup berat...Karena speed ku yang terlalu kencang aku pun berusaha semaksimal mungkin mengurangi kecepatan dan berusah tidak panik...

Sambil berusaha aku pun berdoa... Tuhan bantu aku, Tuhan tolong aku......dan Mukjizat didepanku. Seharusnya kalaupun dengan nalar aku tidak akan bisa menghindarinya. Tapi waktu itu Truk itu tiba-tiba bergeser ke Jalur cepat. Wuih.... fyuh....!!!

Hampiirrr saja... hampir saja !! Saya membuat kesalahan yang cukup fatal, yang berakibat Saya dan Keluarga Celaka...

`Puji Tuhan.. dan Maturnuwun gusti` saya langsung ucapkan berkali-kali.

Kejadian ini hanya Tuhan dan saya seorang yang tahu, berkali-kali saya ucapkan syukur dan terima kasih ketika Selamat dirumah.Speechless sampai dirumah.


Dari Kejadian terakhir ini, saya tidak mau lagi terulang...apabila kita capek dan ngantuk dijalan ..SEGERA ISTIRAHAT !!!...at least tidur ( lama atau sebentar yang penting tidur berkualitas ) dan Jangan SOK Kuat, SOK Tahan ngantuk....!! Bisa jadi karena akibat kita terlalu SOK, Sombong dan Takabur, orang disekitar kita akan menerima dampak akibatnya....

Well, Tahun 2008 sudah tinggal menunggu hari.....
Siapkan Diri untuk menjadi lebih baik !! Semoga...

~cheers~
uLieL
also available @ http://foxangeli.blogspot.com

YM-id : foxangeli
album : http://www.flickr.com/photos/sikeciel

Comments

Popular posts from this blog

Selasa di Bogor: Antara Rindu, Doa, dan Perpisahan

Hari Selasa ini terasa sedikit "berat". Langit Jakarta mendung menggantung, tapi udaranya gerah bukan main. Di tengah suasana yang bikin gerah hati dan fisik ini, tiba-tiba Oma mengajak pergi: "Ayo ke Bogor, kita tengok rumah lama." Tanpa pikir panjang, kami langsung meluncur. Persinggahan di Tajur Tujuan pertama adalah Tajur, Bogor . Rasanya kurang afdol kalau ke Bogor tapi tidak bawa buah tangan. Jadi, kami sempatkan mampir membeli oleh-oleh untuk kerabat di sana. Lucu ya, padahal Bogor itu gudangnya makanan, tapi tradisi membawa buah tangan tetap jadi perekat silaturahmi yang paling manis. Sebelum ke rumah utama, kami mampir dulu ke salah satu rumah kerabat. Di sinilah suasana mulai berubah haru. Kami mendapat kabar bahwa Oma penghuni rumah utama sedang sakit keras dan sudah tidak bisa berjalan lagi. Kabar dari Rumah Utama Begitu sampai di rumah utama, hati rasanya mencelos melihat kondisi Oma. Ternyata, kombinasi kolesterol dan gula darah tinggi membuatnya haru...

One Day Trip Perjalanan Dinas ke Bandung: Kereta, Coding, dan Travel 80km/jam!

Senin kemarin, tim kantor saya dapet tugas buat meluncur ke Kota Kembang. Bukan buat liburan cantik, tapi ada agenda penting ketemu klien. Perjalanan kali ini bener-bener definisi "efisiensi waktu". Berangkat: Laptop Tetap On! Kami pilih naik Kereta Api buat keberangkatan. Emang paling bener, sih. Selain bebas macet, suasana gerbong yang tenang malah bikin fokus makin tajam. Alhasil, sepanjang jalan saya bukannya liatin pemandangan, tapi malah asyik oprek laptop buat beresin kerjaan. Productivity on track! Bandung yang "Hangat" Sampai di Bandung, kami langsung disambut cuaca yang cukup kontras sama ekspektasi. Hari itu Bandung lagi cerah banget, terik, dan panasnya lumayan nendang. Ditambah lagi drama kemacetan kota yang khas, bikin perjalanan menuju lokasi klien jadi tantangan tersendiri. Tapi semua terbayar setelah diskusi bareng klien selesai dengan lancar. Pulang: Melaju Cepat dengan Shuttle Beres urusan, kami langsung arah balik ke Jakarta. Kali ini, kami pil...

Libur Lebaran 2026: Jakarta Ramai, Bagaimana Wisata Luar Kota?

Halo teman-teman! Nggak terasa ya, euforia Lebaran sudah mulai bergeser ke fase arus balik. Kalau kita lihat pemandangan di Jakarta selama beberapa hari terakhir, suasananya seru banget. Tempat hiburan "merakyat" seperti TMII, Ragunan, dan Kota Tua benar-benar jadi primadona. Ribuan wisatawan datang membawa sanak saudara, lengkap dengan bekal makanan melimpah yang digelar di atas tikar. Tradisi "makan bareng" keluarga besar ini sukses bikin suasana makin hangat! Kondisi ini tentu jadi berkah luar biasa buat para pedagang di sekitar lokasi wisata. Mereka benar-benar panen rejeki sepanjang libur Lebaran 2026 ini karena daya beli masyarakat di ibu kota tetap stabil untuk hiburan yang terjangkau. Kontras dengan Wisata Luar Kota Namun, cerita berbeda datang dari luar kota. Beberapa info menyebutkan adanya penurunan omzet di destinasi wisata daerah. Kabarnya, selain karena daya beli masyarakat yang sedang turun, penerapan tarif retribusi wisata yang cukup tinggi per ke...