Skip to main content

Sekre Bogor dijadikan ajang "lokalisasi" PSK


Judul diatas kali ini saya buat tidak main-main. Setidaknya itulah yang terjadi pada hari Sabtu kemarin ( 24/11/2007 ). Lokalisasi, kata ini dalam  mindset kita akan berkonotasi negatif (setidaknya itulah yang terjadi pada opini dari masyarakat umum kebanyakan ), apalagi dengan tambahan akronim "PSK" akan malah bertambah negatif dan dihubungkan dengan dunia asusila.( jangan pada `ngelonjor` yeee... alias ngelamun jorok )
:ketawa
 

PSK yang digelar oleh sekre Bogorian adalah  Penggemar Sate Kiloan.Ya, Sabtu malam kemarin dengan bertempat di rumah Sekre Bogor ( bro Tako ), kami menggelar acara dengan tema dadakan `dari PSK untuk PSK`.
 
Spontanitas....
 
Acara yang digelar Bogorian kali ini (dapat dibilang spontanitas) untuk berkumpul bersama dengan para member. Bersamaan dengan acara kumpul tersebut yang di hadiri oleh : Bro Yopi as  korwil bogorian,Bro Djeri, Bro Noer-v, Bro Djibrill, Bro Kiki, bro Novell `Osawa` Dy,crewciel as dokumentator, dan Bro Tako sebagai yang ketempatan or...tuan rumah
 
Disaat yang bersamaan ternyata Bro Novell berulang tahun..kalau tidak salah yang ke 17 ( aih..aih sweet seventeen )."Met ULANG TAHUN Bro Novell `osawa` Dy" yaaa... semoga panjang anunya ( maksud gw panjang umur ), murah rejeki, jodoh yang banyak.....hehehe.. Amiiiiinnnn.....
 
Kembali ke PSK.....
Acara tersebut dimulai pada pukul 10pm ( seharusnya sih jam 8pm cuman berhubung lagi pada malming dengan boncengers masing-masing maka acara diundur jamnya ).
 
BURNED it Black...!!
 
Acara diawali dengan pembuatan bara api yang dinyalakan oleh bro Yopi. Jreng...!!!langsung setelah jadi bara api rombongan tusukan sate kiloan pun ngantri untuk di panggang.
 
sembari cheap-talk kanan kiri, pengipas bara api berganti-ganti. Dan deretan piring untuk sate yang telah matang pun juga sudah ngantri untuk diisi.
 
Setelah semua sate di bakar dengan baik ( even ada yang gosong..alias mateng luar dalam ), semuanya pun berkumpul di ruang tamu sekre. Ritual rutin sebelum makan ..... Photo piring dan makanan..!!!.Acara makan malam pun berlangsung dengan meriah.
 
Spooky stories...
 
Setelah semua kenyang, kami pun membereskan alat-alat makan yang telah digunakan. Acara kemudian beralih dihalaman luar. Kembali cheap talk terjadi...kali ini topik yang terhangat adalah cerita seputar HANTU, Tempat Seram dsb....
 
Ketika cerita seram berlangsung..tiba-tiba... PEeeet..!!! listrik 1 komplek mati.. nach loch...piye iki ??  Bro Noer-v langsung kaget...waaaaa.... :ah
 
tapi hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk saling bertukar cerita. Ditemani oleh cahaya rembulan dan angin malam yang lumayan speeding ( adem..boook ). Tidak berapa lama, listrik pun kembali menyala.
 
Lanjuttt sampai pagi..
 
Tidak berasa, ternyata sudah jam 2pm. Kami pun masuk dan melanjutkan dengan acara hiburan ( cie..cie.. )..yakni  maen Pe`eS.Bro Djibrill, ternyata tidak dapat mengikuti acara tersebut, dikarenakan ia harus berangkat ke Jababeka untuk ngisi acara Band disana pada siang hari. Bro Djibrill pun pamit pulang... :bye Djibrill titi dije.... ttfn..tata for now :ketawa
 
Permainan PS berlanjut. Tidak berapa lama kemudian bro Yopi pamit pulang karena ada keperluan :bye bro Yopi.. hati-hati ama antenanya ya....
 
Semakin seru saja permainan PS, dan berlanjut sampai pagi. Pukul 05.30am, saya harus meninggalkan lokasi karena ada keperluan dengan orang rumah ( escort them to Bukit pelangi gadog ).....dadagh... deh :bye
 
Well, acara spontan tapi menyenangkan... we got having fun...!! :smile
 
Btw, thanks to :
- Bro Yopi yang udah nemenin Djeri buat nyari PSK.. :ketawa
- Bro Djeri yang udah repot-repot nyari PSK
- Bro Tako yang udah ketempatan
- Bro Novell.... met ulang taon cis !!
- Bro Noer-v yang udah kaget... :ah
- Bro Kiki yang udah jadi boncenger Yopi..even ditinggal di rumah tako...cian deeee, datang dijemput, pulang tidak diantar.. :ngekek
- Bro Yudha yang udah dateng pas tengah malem... dan nimbrung cerita... :D

*) link story dapat dilihat pula http://foxangeli.blogspot.com
*) link Photo dapat dilihat di http://www.flickr.com/photos/sikeciel

Comments

Popular posts from this blog

Selasa di Bogor: Antara Rindu, Doa, dan Perpisahan

Hari Selasa ini terasa sedikit "berat". Langit Jakarta mendung menggantung, tapi udaranya gerah bukan main. Di tengah suasana yang bikin gerah hati dan fisik ini, tiba-tiba Oma mengajak pergi: "Ayo ke Bogor, kita tengok rumah lama." Tanpa pikir panjang, kami langsung meluncur. Persinggahan di Tajur Tujuan pertama adalah Tajur, Bogor . Rasanya kurang afdol kalau ke Bogor tapi tidak bawa buah tangan. Jadi, kami sempatkan mampir membeli oleh-oleh untuk kerabat di sana. Lucu ya, padahal Bogor itu gudangnya makanan, tapi tradisi membawa buah tangan tetap jadi perekat silaturahmi yang paling manis. Sebelum ke rumah utama, kami mampir dulu ke salah satu rumah kerabat. Di sinilah suasana mulai berubah haru. Kami mendapat kabar bahwa Oma penghuni rumah utama sedang sakit keras dan sudah tidak bisa berjalan lagi. Kabar dari Rumah Utama Begitu sampai di rumah utama, hati rasanya mencelos melihat kondisi Oma. Ternyata, kombinasi kolesterol dan gula darah tinggi membuatnya haru...

One Day Trip Perjalanan Dinas ke Bandung: Kereta, Coding, dan Travel 80km/jam!

Senin kemarin, tim kantor saya dapet tugas buat meluncur ke Kota Kembang. Bukan buat liburan cantik, tapi ada agenda penting ketemu klien. Perjalanan kali ini bener-bener definisi "efisiensi waktu". Berangkat: Laptop Tetap On! Kami pilih naik Kereta Api buat keberangkatan. Emang paling bener, sih. Selain bebas macet, suasana gerbong yang tenang malah bikin fokus makin tajam. Alhasil, sepanjang jalan saya bukannya liatin pemandangan, tapi malah asyik oprek laptop buat beresin kerjaan. Productivity on track! Bandung yang "Hangat" Sampai di Bandung, kami langsung disambut cuaca yang cukup kontras sama ekspektasi. Hari itu Bandung lagi cerah banget, terik, dan panasnya lumayan nendang. Ditambah lagi drama kemacetan kota yang khas, bikin perjalanan menuju lokasi klien jadi tantangan tersendiri. Tapi semua terbayar setelah diskusi bareng klien selesai dengan lancar. Pulang: Melaju Cepat dengan Shuttle Beres urusan, kami langsung arah balik ke Jakarta. Kali ini, kami pil...

Libur Lebaran 2026: Jakarta Ramai, Bagaimana Wisata Luar Kota?

Halo teman-teman! Nggak terasa ya, euforia Lebaran sudah mulai bergeser ke fase arus balik. Kalau kita lihat pemandangan di Jakarta selama beberapa hari terakhir, suasananya seru banget. Tempat hiburan "merakyat" seperti TMII, Ragunan, dan Kota Tua benar-benar jadi primadona. Ribuan wisatawan datang membawa sanak saudara, lengkap dengan bekal makanan melimpah yang digelar di atas tikar. Tradisi "makan bareng" keluarga besar ini sukses bikin suasana makin hangat! Kondisi ini tentu jadi berkah luar biasa buat para pedagang di sekitar lokasi wisata. Mereka benar-benar panen rejeki sepanjang libur Lebaran 2026 ini karena daya beli masyarakat di ibu kota tetap stabil untuk hiburan yang terjangkau. Kontras dengan Wisata Luar Kota Namun, cerita berbeda datang dari luar kota. Beberapa info menyebutkan adanya penurunan omzet di destinasi wisata daerah. Kabarnya, selain karena daya beli masyarakat yang sedang turun, penerapan tarif retribusi wisata yang cukup tinggi per ke...